MAHASISWA SEBAGAI GERAKAN PERUBAHAN
oleh : marzukin fahri
Keberadaan tirani kekuasaan meniscayakan keberadaan mahasiswa sebagai bagian dari masayarakat yang memiliki potensi dalam mengawal regulasi yang tidak memihak pada kepentingan masyarakat. Sejarah kembali menorehkan kisahnya, memperlihatkan posisi mahasiswa dari zaman proklamasi hingga zaman reformasi dalam mengawal kekuasaan tirani untuk mencerdasakan bangsa dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tertindas serta mengawal isu-isu kebangsaan.
Uraian pergerakan kemahasiswaan di atas mengantarkan
kita kepada pemahaman terdapat posisi penting mahasiswa dalam perubahan sosial.
Menghubungkan tirani dengan memasyarakatkan segala jenis relugasi yang telah
dibuat agar tidak meleluasakan kepentingan para pemilik modal di bawah
penderitaan rakyat. Memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk bangkit dan
melawan penindasan akibat kuasa tirani yang menindas. Sebagai bagian dari
masyarakat bersama-sama melakukan perlawanan terhadap penindasan. JANGAN DIAM, Mari
bergerak !!!
Karena kita ketahui pemimpin dan kepemimpinan
mahasiswa memainkan peran penting dalam gerakan perubahan dan pembaruan Negara.
Mahasiswa atau aktivis-aktivis mereka pada kenyataannya merupakan kekuatan
moral, sosial, dan kekuatan politik baik di Negara maju maupun di Negara yang
sedang berkembang seperti Indonesia misalnya. Indonesia sekarang sangat-sangat
membutuhkan kontribusi maupun partisipasi lansung dalam mewujudkan cita –cita bangsa
ini, terutama kaum muda yang katanya akan melanjutkan estapet kepemimpinan ini.
Karena yang kita ketahui dimana kaum muda atau aktivis saat ini sekarang mereka
menyibukkan dirinya dibidang ilmiah maupun dibidang teknologi khususnya
mahasiswa. Maka dari itu, perguruan tinggi harus sejalan dengan perkembangan
teknologi saat ini untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat saat ini.
HIDUP MAHASISWA !!!