Selasa, 23 April 2013

SEANDAINYA AKU MENJADI KENEK

Masih dalam ceritaku saat masih kecil, kali ini akan kuceritakan tentang cita-citaku saat itu. Tapi sebelumnya maaf dulu kalo caraku menceritakan tidak bagus, acak-acakan, dsb. Maklumlah, masih newbie dalam perblog-an..hehe
Uang uang dan uang. itulah yang ada dalam benak fikiran semasa kecilku, bahwa segala sesuatu yang aku lakukan harus menghasilkan uang. Aku tidak pernah memilih apa yang harus aku kerjakan yang penting menghasilkan uang bahkan aku pernah keliling kampung untuk menjual ikan tidak lain hanya untuk uang. Sesuatu saat aku pernah ditanya, apa cita-citamu nak???  Dengan luguhnya dan percaya diri aku menjawab ingin menjadi seorang kenek, karena saat itu  aku fikir dengan menjadi kenek itu salah satu cara yang paling cepat dan tepat untuk mendapatkan uang. coba anda bayangkan semasa aku kecil masih jarang sekali orang yang memiliki kendaraan pribadi, rata-rata mereka menggunakan kendaraan umum dan uang dari tumpangan tersebut lansung dikasih ke keneknya, aku fikir uang tersebut lansung masuk ke kantong keneknya, maklumlah masih kecil gtu..hehe tapi saat itu bukan hanya uang yang aku fikirkan dengan menjadi kenek keluargakupun bisa dapat tumpangan gratis..hehe
Beberapa tahun setelahnya aku mulai sadar bahwa apa yang aku cita-citakan semasa aku kecil tersebut sesuatu yang tidak tepat dan harus aku rubah…

Itulah sedikit kisah semasa aku kecil, dan InsyaAllah akan kutuliskan cerita selanjutnya… 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar